Indonesia’s forex reserves hit record high in August – Business


Cadangan devisa (valas) Indonesia melonjak ke rekor tertinggi pada Agustus terutama karena pinjaman luar negeri pemerintah, penerimaan dari minyak dan gas, serta pengumpulan pajak, Bank Indonesia mengumumkan.

Cadangan devisa negara naik sebesar US $ 1,9 miliar menjadi $ 137 miliar, melampaui rekor sebelumnya sebesar $ 135,1 miliar pada bulan sebelumnya. Posisi cadangan terbaru akan memungkinkan pembayaran utang luar negeri dan sembilan bulan impor.

“Bank Indonesia memandang tingkat cadangan devisa cukup untuk mendukung stabilitas eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” kata bank sentral dalam pernyataannya.

“Tingkat cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang positif, sejalan dengan berbagai respons kebijakan untuk mendorong pemulihan ekonomi.”

Pemerintah menghadapi tugas berat karena berupaya mengumpulkan Rp 900,4 triliun dari penerbitan surat utang negara pada periode Juli-Desember untuk menutupi defisit anggaran sebesar 6,34 persen dari produk domestik bruto karena pemungutan pajak dan penerimaan dari pendapatan non-pajak turun di tengah memperlambat aktivitas ekonomi akibat pandemi virus corona.

Ini sebelumnya direncanakan untuk mengumpulkan $ 5,5 miliar pinjaman dari organisasi multilateral.

Hingga Juli, pemerintah telah menghimpun penerimaan pajak sebesar Rp 601,9 triliun, turun 14,7 persen year-on-year (yoy) dan sekitar 50 persen dari target tahun ini. Sementara pendapatan non-pajak dari migas hingga Juli tercatat Rp 44 triliun, turun 34,8 persen yoy.

“Meskipun risiko penurunan ekonomi Indonesia dari pandemi COVID-19 telah menurun, risiko tersebut masih tetap ada dan itu menempatkan beberapa ketidakpastian di pasar keuangan domestik,” kata Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro.

Penundaan investasi asing langsung selama pandemi, yang dapat memicu arus keluar modal dan keuangan, akan menekan cadangan devisa dan nilai tukar rupiah, tambahnya.

Rupiah menguat 0,14 persen menjadi 14.730 per dolar AS pada pukul 12:30 waktu Jakarta setelah mengalami kerugian besar pekan lalu di tengah kekhawatiran atas independensi Bank Indonesia menyusul usulan legislatif baru untuk merevisi peraturan bank sentral.

Andry memperkirakan nilai tukar rupiah akan berada di kisaran Rp 14.296 per dolar AS pada akhir tahun 2020, menambahkan defisit transaksi berjalan (CAD) negara itu akan menyempit menjadi 1,49 persen dari PDB.

“Impor melambat lebih cepat daripada ekspor karena penundaan produksi dan aktivitas investasi di tengah pandemi,” katanya, menambahkan bahwa CAD akan menyusut sebagai akibatnya dan karenanya mendukung neraca pembayaran negara.



Kampung Trader - Broker Forex Indonesia

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *